Bengkulu Mountain Coffe, Arabika Spesial Bumi Rafflesia

Bengkulu Mountain Coffe, Arabika spesial dari kawasan pegunungan Bukit Kaba Bengkulu.

jalanjalankitadotcom – Para penikmat kopi tentu tak mau sembarang dalam menentukan kopi mana yang harus selalu tersedia di rumah, khususnya bila ingin lebih sering menikmati waktu bersantai di sore hari, di beranda rumah bersama keluarga.

Pecandu kopi, tentu akan mempertimbangkan kadar kafein dari kopi yang dikonsumsi.

Menjadi jenis kopi paling favorit di dunia, komoditas kopi arabika memiliki pangsa pasar yang sangat luas, terutama bila mampu menembus pangsa pasar utama dunia, yakni negara-negara Uni Eropa, Amerika Serikat dan Jepang.

Kopi Arabika saat ini masih mendominasi 65% perdagangan kopi di dunia. Tak hanya merajai pasaran, kopi arabika juga dikenal karena dihargai lebih tinggi bahkan hampir dua kali lipat dibanding varietas kopi robusta.

(Baca juga: Kopi Asli Bengkulu, Ya 1001 dan Cang Eng)

Keunggulan harga maupun tempat di pasaran dunia ini, tentu bukan tanpa sebab yang kuat. Jenis kopi arabika, kandungan kafeinnya lebih rendah dibanding robusta, dengan kadar antara 0,8 – 1,5%.

Sayangnya sampai saat ini, produksi kopi arabika di dunia masih didominasi oleh negara-negara di Amerika latin, dimana Brasil menjadi produsen utama dengan sumbangan produksi terbesar setiap tahunnya.

Berkaca dari beberapa fakta tadi, akhirnya ane iseng-iseng mencari referensi awal tentang varietas-varietas kopi unggulan asal Bengkulu, mengingat potensi produk kopi demikian luas dan trend pasarnya terus berkembang dan tak pernah surut.

Lebih dari itu, mayoritas warga Bengkulu di hampir seluruh Kabupaten, sebagian besar merupakan para petani kopi. Meski selama ini yang sudah dulu lebih terkenal di pasar nasional adalah kopi asal Kepahiang, Rejang Lebong dan Lebong.

Sejatinya ane sama sekali bukanlah coffeholic yang paham betul tentang mana jenis kopi terbaik, mana cara penyajian terbaik mulai dari petik hingga roasting serta cara penyeduhan, yang menurut para empukopiholic sangat menentukan cita rasa kopi yang dihasilkan.

Namun secara umum, meski jenis kopi yang ditanam sama, citarasa dan aroma kopi antar wilayah biasanya pasti berbeda, karena masing-masing memiliki cirikhas sesuai karakteristik tanah, suhu, kadar organik tanah hingga tingkat keasaman atau pH tanah.

Varietas kopi yang berasal dari hutan pegunungan di Etiopia, Afrika ini, di habitat asalnya memang tumbuh di sela-sela rimbunnya hutan tropis, dan banyak ditemukan di ketinggian lebih dari 500 mdpl.

Dan ini nilai plus yang dimiliki Bengkulu, karena kopi Arabika biasanya akan tumbuh maksimal bila ditanam di ketinggian antara 1000-2000 mdpl, dengan cuaca antara 15-24 derajat celcius.

Wihh panjang lebar bingit pake ngelaba ke mana-mana nih pengantar yah hehehe, ya intinya ane cuma mau bilang, kopi arabika Bengkulu itu adalah salah satu kopi arabika terbaik di dunia brow (berkaca pada semua syarat tanam tumbuh dan bla-bla ini itu yang diperlukan).

Jadi wajar, bila varietas ini seharusnya menjadi salah satu jenis kopi andalan dari Bengkulu, dan sangat cocok menurut ane untuk jadi stok kopi wajib di rumah agar siap seduh setiap saat.

Kenapa? karena kopi arabika, memiliki rasa yang juicy dengan aroma segar memikat (dengan penyeduhan semi-washed) pada tegukan pertama. Ada rasa manis namun dengan badan kopi yang tipis, dan dengan seduhan seperti inilah cocok untuk bersantai di beranda rumah pada sore hari.

Dan semua cintarasa kopi ini (tralalala), langsung terasa saat pertama kali ane menyeruput seduhan Bengkulu Mountain Coffe jenis arabika, yang diproduksi oleh BMC Coffe di Jalan Jambu Blok 3 No. 48 Perumnas Lingkar Timur Kota Bengkulu.

Hanya dalam waktu kurang dari 10 menit, gak sadar sudah hampir menghabiskan dua gelas seduhan Bengkulu Mountain Coffe, emejiingg

Bagi yang penasaran seperti saya pada awalnya, bisa juga melihat-lihat dulu beberapa jenis hasil produksi BMC Coffe langsung ke HP. 0853-7777-6955.

Dari tegukan pertama, hanya dalam waktu kurang dari lima menit, ane gak sadar bila satu gelas kopi yang ane seduh tadi nyaris tandas alias habis.

Karena Penasaran, ane pun kambeli menyeduh gelas kedua, karena entah kenapa perut yang biasanya langsung berasa asam dan tak enak karena ngopi dalam kondisi perut kosong, kali ini merasa nyaman-nyaman saja.

Alhasil, gelas keduapun selesai alias lebar (habis, ungkapan dialek lokal Bengkulu) hanya dalam tempo kurang dari 5 menit kedua, gilaa ane bilang, ini kopi kok nyaman banget di perut.

Btw ane langsung mutusin, nih kopi Bengkulu yang satu ini wajib nih ane stok di rumah hehehe.

Nah buat rekan-rekan para workerholic semisal blogger yang hobinya mantengin monitor ampe berjam-jam, kopi bengkulu yang satu ini wajib jadi temen kalian guys.

Jangan ampe kehabisan stok Bengkulu Mountain Coffe, the best arabika coffe ever from Bengkulu brow!!!

 

Bagikan ke

15 thoughts on “Bengkulu Mountain Coffe, Arabika Spesial Bumi Rafflesia

  1. Cocok buat persediaan di rumah nih kopinya. Meskipun bukan pecinta gila kopi tapi sesekali suka juga minum kopi apalagi kopi Bengkulu aroma kopinya nikmat.

    1. hehehe…ragam Indonesia emang kaya bingits ya mb, satu wilayah saja bisa menghasilkan beberapa varian khas sekaligus. Nah klo penasaran, boleh tuh kontak yg ada di tulisan di atas hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*