Ini Masakan Khas Pesona Ramadhan 2018 Bengkulu

Rebung Undak Liling, salah satu masakan khas Bengkulu yang wajib kamu cicipi saat berkunjung ke Bengkulu.

jalanjalankitadotcom – Ngabuburit bulan puasa kini, sepertinya hambar kalo cuma jalan-jalan biasa. Mending cari lokasi ngabuburit paket komplit, yang menu bukoannya ada banyak, banyak pilihan kuliner dan masakan khasnya, lokasinya di pusat keramaian dan enak buat tongkrongan, cocok buat selfi-selfie yang instagramable, terus full hiburan pula, beuhh.. inimah paket super komplit yak hahaha.

Untuk kota kecil seperti kami di Bengkulu ini, tentu tidak banyak pilihan tempat-tempat ngabuburit seperti diatas bro.

Tapi tidak banyak bukan berarti tidak ada, karena ane punya rekomendasi nih buat spot tongkrongan, lokasi ngabuburit plus lokasi berburu bukoan dan makanan khas yang plus ada hiburannya.

Kali ini perburuan kuliner kita, adalah di Kampung Ramadhan Camkoha, yang digelar salah satu tv lokal di pusat Kota Bengkulu tepatnya di jalan Pangeran Natadirja Kelurahan Jalan Gedang, yang merupakan jalan protokol utama di kota ini.

Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah saat ikut ngabuburit ke Kampung Ramadhan Camkoha belum lama ini. Tuh gubernur aja cari bukoannya kemari, pastinya acara dan lokasinya ok punya kan.

Kita tunda sedikit soal kulinernya, dan mari kita intip sedikit apa saja yang ada di sini. Pertama namanya bulan puasa, tentu Pesona Ramadhan 2018 yang dicari toh biar tetap kekinian.

Selain lokasinya yang memang strategis, Kampung Ramadhan Camkoha ini juga nawarin sejumlah fasilitas dan aneka hiburan. Seperti sajian pentas seni (Pensi) dari sekolah-sekolah, lomba Qasidah dan Rebana modern hingga fashion show busana islami yang digelar setiap hari. Sementara di akhir pekan atau weekend, biasanya digelar perform akustik ramadhan oleh talenta-talenta muda Bengkulu.

Tuh dari acaranya saja  sudah cocok banget untuk semua kalangan dan usia, yang pengen ngabuburit asik. Makin mantapnya itu, acaranya digelar satu bulan full bro, kebayang gak itu hahaha.

Nah buat yang mau update instastory, jangan khawatir karena di sini juga tersedia beberapa booth selfie ukuran jumbo yang sengaja disiapkan panitia. Terus yang mau hunting foto selfie dengan latar aneka kuliner, juga bisa langsung ke tenda super jumbo yang disiapkan.

Lokasinya yang super bersih serta penyusunan posisi pedagang yang tertata, membuat pusat jajanannya benar-benar rapi dan jauh dari kesan semrawut seperti kebanyakan pasar bukoan.

Suasana salah satu sudut pusat bukoan di Kampung Ramadhan Camkoha.

Nah ini bagian yang pasti bikin makin ngiler, yakni program diskon 50 persen buat kamu yang gunain jasa ojek online untuk tujuan Kampung Ramadhan Camkoha ini. Beuhh makin mantap gila.

Ehh iya buat yang mau siap-siap untuk lebaran, di sini juga pada 2 pekan terakhir ramadhan selalu disiapkan layanan jasa penukaran pecahan uang kecil, yang bekerjasama dengan salah satu bank pemerintah setempat.

Hemmm kayaknya sudah saatnya kita fokus sama buruan awal kita tadi ya, yakni kuliner alias masakan tradisional. Apa saja masakan tradisional khas Bengkulu yang ada di sini, ini dia guys hasil hunting saya di sana:

Rebung Undak Liling

Masakan atau gulai khas yang satu ini, adalah olahan dari jenis siput tawar panjang yang biasanya banyak ditemukan di daerah Bengkulu. Biar gak penasaran, tuh cek aja di fotonya guys.

Gulai Rebung Undak Liling, salah satu menu favorit yang murah dan super terjangkau.

Olahan liling panjang yang masih keluarga siput ini, merupakan salah satu makanan khas masyarakat lokal khususnya suku Serawai. Liling atau siput panjang ini, diolah dengan berbagai racikan bumbu bersantan, yang biasanya dipadu dengan irisan rebung manis. Hemmm dari penampakannya saja sudah langsung menggugah selera.

Per porsinya biasanya dijual murah meriah, yakni hanya Rp 10 ribu per bungkus (cukup untuk 2-4 orang).

Gulai Palak Ikan

Nah kalau yang ini sih jelas mayoritas penduduk lokal maupun yang tinggal di sini, tahu persis salah satu kuliner favoritnya warga Bengkulu.

Bisa dibilang kamu belum merasakan Bengkulu sepenuhnya, bila kamu belum mencicipi dan menyantap masakan khas yang satu ini.

Gulai Palak Ikan atau gulai kepala ikan yang paling favorit, biasanya adalah kepala ikan Gebur atau kakap. Kedua jenis ikan ini biasanya jadi favorit untuk diolah sebagai gulai palak ikan.

Gulai Palak Ikan atau gulai kepala ikan, ini salah satu menu wajib yang harus dicicipi bila berkunjung ke Kota Bengkulu.

Olahannya nyaris sederhana yakni dengan bumbu-bumbu standar, yang ditambah dengan sambal kelapa bercampur cabai serta sedikit daun ruku-ruku atau asam belimbing.

Biasanya kalo saya sih, satu palak ikan ukuran 3-5 kg bisa saya habiskan sendiri wkwkwk. Dan itu biasanya nasinya cuma sekedar pelengkap alias sekedar syarat hahaha.

Nah per porsi alias per satu Gulai Kepala Ikan ini, biasanya dipatok antara Rp 25-45 ribu. Tergantung pada ukuran masing-masing ikan yang digunakan cuy.

Keladi Masak Asam & Pucuk Kates

Hemm dua masakan sebelumnya berat-berat, ini yang ringan dulu kita bahas biar kolesterolmu gak langsung naik tinggi hahaha.

Yang ini adalah Gulai Pucuk Kates.

Pucuk kates dan keladi, rasanya masyarakat Indonesia secara umum tentu tahu lah ya kedua jenis tanaman yang dijadikan olahan sayuran ini.

Di sini, pucuk kates biasanya disayur ala santan pedas. Sementara Keladi Masak Asam, lebih mirip-mirip olahan masakan Padang yakni gulai Asam Pade. Kedua jenis masakan ini juga murah meriah, yakni Cuma Rp 10 ribu per porsi bro.

Gulai Bagar Hiu

Nah yang ini sebenarnya rada ngeri-ngeri sedap sih bahasnya, kan secara hiu itu salah satu jenis ikan yang sudah dilindungi kan ya. Tapi ya itu, di tingkat masyarakat tradisional, ikan jenis ini yang biasanya ukuran-ukuran kecil githu, sudah kadung jadi salah satu masakan khas daerah sejak dulu kala.

Awalnya saya juga tidak menyangka, bisa menemukan salah satu masakan khas Bengkulu yang sudah sangat sulit ditemukan ini.

Tapi biasanya beberapa perajin atau penyedia masakan ini, mengakalinya dengan mengganti bahan utama daging ikan hiu dengan ikan lainnya.

Gulai Bagar Hiu.

Daging ikan masakan ini diolah dengan bumbu-bumbu khusus seperti laos, jahe, bawang putih, bawang merah, ketumbar, buah pala, ades manis, kencur. Bahan-bahan tadi kemudian digiling halus, lalu ditumis dengan cabai merah giling dan kelapa goreng.

Setiap porsi atau per potongnya, biasanya dijual variatif yakni antara Rp 10 hingga 30 ribu tergantung ukurannya.

Nah itu tadi beberapa masakan khas tradisional Bengkulu, yang saya temukan di Kampung Ramadhan Camkoha. Semoga Pesona Ramadhan 2018 makin berasa, setelah kamu berbelanja dan ngabuburit di sini, terus update di instastory dengan foto-foto kece yang didapat.

#genpi #pesonaramadhan2018 #pesonaindonesia

Bagikan ke

18 thoughts on “Ini Masakan Khas Pesona Ramadhan 2018 Bengkulu

  1. Ayeee kah lemak tituuuu baang, nggulai Begheku, undak ghebung..makan ngan nasi gi angat-angat tuna wuighhh asoku sedap nanan

  2. undak liling dimasak bersama rebung. waahh udah lama sekali saya ga makan rebung (bakal bambu). Jadi ingat masa kecil dimana ambil rebung buat disayur.

    kapan main ke bengkulu mesti coba nih makanan khas yang 1 ini,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.