Ke Linau, Jangan Lupa Sate Tongseng Guritanya!

Tongseng Gurita ala rumah makan di kawasan Pantai Linau Kabupaten Kaur.

JalanJalanKita.com – Menikmati indahnya pesona Pantai Linau, gak lengkap rasanya kalu gak merasakan enaknya kuliner yang disajikan di sekitar lokasi ini, khususnya panganan seafood.

(Baca juga : Aik Nelengau, Kuliner Tradisional Sesegar Suasana Alamnya )

Nah JJK punya satu referensi valid nih untuk urusan kuliner di kawasan Pantai Linau Kabupaten Kaur. Tau nggak sob, selain terkenal dengan keindahan Pantai Linaunya, Kabupaten Kaur juga dikenal lewat salah satu olahan kuliner seafoodnya, yakni olahan gurita yang dikeringkan.

(Baca juga : Susup, Pesona Obat Stres Asli Bukit Barisan! )

Selain Gurita Kering yang banyak dijajakan warga di sepanjang wilayah menuju Pantai Linau, gurita di kawasan ini juga disajikan dalam olahan siap santap seperti sate ataupun tongseng gurita.

Ini dia merek lokasi sate & tongseng Gurita nya sob, akhirnya ketemu arsipnya hehehe.

Yap Tongseng Gurita menjadi salah satu kuliner favorit JJK (JalanJalanKita.com), setiap mengunjungi Pantai Linau ataupun saat sekedar melintaspun, JJK pastai akan mampir di Rumah Makan Siang Malam, yang berada tak jauh dari Pantai Linau.

(Baca juga : Di Pantai Ini, Berasa di Belahan Negara Mana Githu! )

Satu porsi Tongseng lengkap dengan sepiring nasi dan Kopi Hitam, maknyus…

Rumah makan ini jadi favorit JJK, karena selain lokasi parkirnya yang demikian luas dan nyaman, lesehan yang disiapkan juga terbagi menjadi dua jenis, yakni lesehan auning keluarga untuk kapasitas 4 sampai 8 orang, serta lesehan utama yang bisa menampung berpuluh-puluh pemburu Tongseng Gurita guys.

(Baca juga : Danau Picung, Pesona Waduk Buatan Asal Lebong )

Makin cocok bila mampir di lokasi ini di waktu siang hari, JJK akan memesan satu porsi penuh Tongseng Gurita plus Kopi hitam panas.

Posisi auning terbaik yang bisa dipilih untuk bersantai sembari menikmati sate atau tongseng Gurita di tepi Pantai Linau.

Makin asik, dengan memilih lokasi duduk di pinggiran auning yang menghadap langsung ke bibir Pantai. Dari sini, sambil menikmati serunya sensasi Tongseng Gurita, kita juga bisa sambil memandang kebiruan Pantai Linau yang jernih. Mantap abis deh pokoknya.

(Baca juga : Kopi Asli Bengkulu, Ya Kopi 1001 dan Caeng Eng )

Pemandangan Pantai Linau dari salah satu Lesehan Rumah Makan Siang Malam di Kabupaten Kaur.

Untuk setiap porsi Tongseng atau Sate Gurita, di rumah makan ini dibanderol hanya senilai Rp 25 ribu. Porsinyapun sudah termasuk satu piring nasi putih, yang aseli bikin perut kamu sesek alias kekenyangan mas brow.

(Baca juga : Zona Resto, Spot Nongkrong Full Akses FreeWifi )

Nilai lebih lain dari lokasi rumah makan ini, adlaha posisi parkirnya yang luas sob.

Selain kedua menu utama tadi, di rumah makan ini juga masih tersedia aneka olahan panganan lain. (Cuma JJK belum pernah nanyainnya, karena interest dan niat datang dari Kota Bengkulu-nya memang khusus berburu Tongseng Gurita hahahaa).

(RTO030)

Bagikan ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.