Jou Suba! Selamat Datang di Biak Munara Wampasi

Foto: Ist

jalanjalankitadotcom

Sudah pernah merasakan eksotisnya Papua? Kalau belum, segeralah berkunjung ke Bumi Cendrawasih.

Eksotisme Bumi Cendrawasih tak akan kita dapatkan di wilayah lain di Indonesia. Khususnya pesona alamnya baik laut maupun di darat.

Pun demikian dengan pengalaman budaya yang akan kita dapatkan selama berada di Papua. Apalagi Papua saat ini tengah gencar-gencarnya bersolek.

Seiring dengan geliat pembangunan yang dilakukan pemerintah RI, ada begitu banyak perubahan yang membuat berbagai akses akomodasi semakin mudah.

Khusus anda pecinta pengalaman aspal jalan raya, tentu juga tak sabar untuk menjajal jalan Trans Papua yang saat ini pembangunannya dikabarkan sudah lebih dari 50 persen.

Jou Suba! Begitulah cara warga Papua menyambut wisatawan yang berkunjung, saat gelaran Festival Biak Munara Wampasi Agustus 2018 lalu, di Lapangan Kampung Samber, Biak Numfor. Jou Suba sendiri berarti Selamat Datang.

Ada berbagai sajian etnik khas Papua yang ditampilkan, mulai dari permainan alat musik Tifa, Tamberok atau alat musik dari bambu dan Terompet Kima hingga Tari Wor.

Daya pikat tradisi dan kesenian Papua, bahkan mampu menarik minat para wisata asing yang secara khusus berkunjung selama festival berlangsung.

Dari event pembukaan festival, ada beberapa hal yang sangat menarik dan tak akan kita temui di daerah lain. Diantaranya nih, kostum yang digunakan para pembawa tarian Pancar yang menggambarkan pergaulan generasi milenial Biak.

Tarian ini menjadi eksotis dengan tampilan kostum yang digunakan. Di sini, para penari pria tidak menggunakan koteka melainkan noken atau cidoko yang merupakan jenis rompi lengkap dengan celana.

Foto: Ist

Kostum ini semakin etnik dengan riasan bulu kasuari atau ijuk serta sentuhan kerang-kerangan. Sementara wanitanya, menggunakan noken yang memanjang dari dada hingga lutut.

Sisi unik yang sama pada para penari, adalah bantako yakni rajah tubuh berwarna putih dengan dengan motif yang memiliki filosofi harmoni alam dan manusia.

Atraksi lain yang ditampilkan adalah Snap Mor, yang merupakan acara menangkap ikan dengan peralatan khusus seperti kelawai tombak bermata banyak, atraksi ini dilakukan saat air surut. Peralatan lainnya adalah lastok atau senapan molo.

Snap Mor, merupakan acara menangkap ikan dengan peralatan khusus seperti kelawai tombak bermata banyak (foto: Ist)

Panitia sendiri menegaskan, selama pelaksanaan event Festival Biak Munara total ada sekitar 10 ribu wisatawan yang berkunjung baik domestik maupun manca negara.

Sisi lain yang ditawarkan selama festival ini, adalah pengalaman kuliner khas Biak yang biasanya menggunakan bahan baku dari makanan laut. Salah satunya melalui kegiatan makan ikan bersama dengan bahan baku ikan mencapai dua ton.

Secara umum, festival ini berlangsung di lima titik yakni di Biak Kota, Kepulauan Padaido, Hotel Asana, Lapangan Cenderawasih, juga Kampung Samber atau Binyeri.

Melengkapi penyelenggaraan festival, panitia juga menggelar Tour Padaido, Pasific Taour, Diving dan Selam Tradisional, Parade Wor, Lomba Lari Biak 10K, serta Tur Darat 3 destinasi yaitu Gua Jepang, Monumen PD II, dan Gua Lima Kamar.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Biak, tak perlu khawatir untuk urusan hotel dan penginapan. Di Biak saat ini sudah tersedia hingga 16 hotel baik berbintang maupun non bintang.

Sementara untuk akses transportasi, bisa melalui jalur udara maupun laut. Dari Jakarta, bisa menggunakan direct flight Garuda Indonesia menuju Bandara Frans Kaisiepo di Biak.

Atau juga bisa menggunakan maskapai lain secara berbeda-beda dengan transit di Makassar menuju Biak. Atau bisa juga transit di jayapura lalu baru menuju Bandara Frans Kaisiepo.

Untuk jalur laut, perjalanan bisa dilalui dengan menggunakan Kapal Pelni ataupun Ferry dengan rute Nabire-Serui-Biak. Intinya sih bisa menyesuaikan dengan waktu serta budget perjalanan yang kita punya.

Bagikan ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.