Kopi Redjang, Persilangan Arabusta Dari Bengkulu

Kopi Redjang, dengan tiga varian utama yakni Red Pearbean, Black Coffee dan Brown Coffee.

jalanjalankitadotcom – Bila sesekali ingin merasakan taste kopi yang sedikit lebih kuat dan tajam, maka jenis kopi robusta adalah pilihan tepat.

Namun bila ingin nyaman dengan cita rasa kopi yang lebih beragam sekaligus rendah kafein, maka jenis arabika yang memiliki lebih banyak varian turunan, cocok menemani waktu santai kita men.

Nah kali ini ane pengen berbagi cerita betapa enaknya, tinggal di daerah surganya kopi yakni Provinsi Bengkulu. Provinsi ini punya beragam jenis kopi, meski yang paling dominan tentunya jenis arabika dan robusta.

Pernah tidak kamu mencicipi kenikmatan perpaduan dua varian utama kopi dunia dalam satu seduhan sekaligus? Buat kamu yang belum menemukannya, artinya kali ini kamu beruntung membaca artikel ngawur dari ane ini hehehe.

(Baca juga: Bengkulu Mountain Coffe, Arabika Spesial Bumi Rafflesia)

Yap, kali ini ane lagi demen-demennya ngudek-ngudek kopi arabusta (perpaduan arabika dan robusta), istilah ini sih ane karang-karang sendiri karena sepertinya lebih enak ngucapinnya.

“Harum,,,, enak,,,, dan gurih,,,!”

Buset, itulah komentar pertama yang keluar dari mulut mertua ane yang lulusan UNSRI, yang awam soal variasi ataupun teknik-teknik khusus pengolahan ataupun roasting.

Black coffee, salah satu varian produksi dari Kopi Redjang.

Tapi benar banget sih si Bu Mertua ini menurut ane, taste kopi perpaduan arabika dan robusta yang disajikan oleh “Kopi Redjang” (salah satu brand produk kopi asal Bengkulu) dengan varian brown coffee yang ane cicip ini, memang pas di lidah orang-orang seperti kami, yang gak begithu coffeeholic alias hanya ingin menikmati kopi di saat-saat santai, ataupun saat-saat ngantuk berat wkwkwk.

Nah menurut sang peraciknya, Kopi Redjang ini meramu komposisi 65 persen kopi robusta dan 35 persen lagi adalah kopi jenis arabica.

Untuk urusan acidity (sensasi yang kita rasakan dalam mulut) dan flavournya (kesan secara keseluruhan), ane sih sepakat kompak dengan Ibu Mertua saya yang terhormat, sukaaaaa.

Fruitynya masih sedikit terasa hingga pertengahan, lalu berlanjut ke sensasi Nippy (efek cita rasa manis yang tertinggal di ujung lidah). Tapi uniknya, keduanya itu masih light menurut ane, meskipun sang peracik meroastingnya hingga fase roasting crack (medium roast).

Bisa jadi karena perpaduan kedua jenis kopi (arabica & robusta) yang diroasting hingga fase kelima atau second crack, jadi aroma dan rasanya lebih seimbang baik soal rasa, keasaman, dengan tekstur yang sedikit lebih kental.

Ini juga makin komplit, karena ground coffee (kopi bubuk) yang kami dapatkan ini, baru saja diroasting satu hari sebelumnya. Jelas cita rasanya masih sangat terjaga, dan beda jauh dengan ground coffee pasaran yang terkadang entah sudah berapa bulan lalu diroasting hehehe.

Dari ground coffee yang disajikan Kopi Redjang, ane sih dengan bahasa umum sepakat dengan istilah “gurih” nya bu mertua hehee. Lebih gampang mencernanya dibanding dengan segudang istilah dunia kopi yang masih hilang timbul dari ingatan ane wkwkwk.

Nah varian ini yang berasa paling pas di lidah kami, brown coffee dari Kopi Redjang.

Namun ane galau sih kalo dibilang gurih tok, karena sebenarnya mellow-nya (lembut dengan kadar asam masih ringan) lebih berasa setelah dua hingga tiga tegukan pertama.

Ringkasnya ane sangat recommended dah, bagi coffee holic yang ingin mendapatkan kopi berkelas, namun dengan harga terjangkau khususnya bila ingin dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh dari Bengkulu, Surganya Kopi.

Kopi Redjang sendiri punya tiga varian produksi, yakni Red Pearbean, Black Coffee dan Brown Coffee, semuanya dibanderol antara Rp 37-43 ribu untuk kemasan250 gram. Juga tersedia dalam kemasan lebih kecil, dengan banderol harga hanya Rp 7 ribu.

Enaknya lagi, kamu bisa memesannya secara online bila ingin mendapatkan pengiriman langsung ke alamat kamu.

Bagi yang penasaran, jangan lupa pantengin langsung proses produksinya langsung di homebase nya rumah produksi Kopi Redjang, yakni CV. Naqsa Golden Exosite di Jl. Mayor Salim Batubara No.25 Penanjung AtasKabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, atau bisa langsung kontak ownernya, yakni Mr Budiono di nomor 0813-645-277-88.

 

Bagikan ke

12 thoughts on “Kopi Redjang, Persilangan Arabusta Dari Bengkulu

    1. siap mas budi, sama2 hehehe,,,semoga kopi bengkulu mendunia sehingga rekan2 pengusaha kopi bengkulu maju dan brand2 kopi bengkulu punya tempat istimewa di kalangan coffeeholic dunia aamiinnnnn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*