Malabero, Sentra Segala Ikan Asin Bengkulu

Salah satu kios ikan asin di kawasan Pantai Panjang, tepatnya di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu.

JalanJalanKita.com – Taraaaa, jumpa lagi pemirsa hehehe, siapa bilang Pantai Panjang cuma urusannya pasir ma air laut doang. Kali ini kita akan bahas soal salah satu pusat oleh-oleh yang ada di Pantai Panjang, Kota Bengkulu.

Tapi kali ini oleh-olehnya agak kurang umum sob, yakni segala jenis bentuk ikan asin-asin broww..hahaha.  Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan laut lepas Samudera Hindia, tentu Kota Bengkulu juga kaya dengan hasil laut, berikut hasil olahan turunannya.

(Baca juga: Kampung China, Pecinan Tua di Kota Bengkulu)

Saya sih sebenarnya rada kurang hobi ma ikan asin sob (lebih enak sayuran perasaan hehehe), jadi kayaknya rada gimana githu pas nyari bahan artikel ini hehehe.

Tapi buat khusus pemirsa setia JJK (JalanJalanKita.com), ane jabanin deh banyak-banyak nanya ma para juragan ikan asin, di kawasan jalan Bawal Kelurahan Malabero Kota Bengkulu. Nah biar lebih jelas, gak ada salahnya sob kamu lihat petanya di bawah ini.

(Baca juga : 26 Ilir, Pusat Makanan Racikan Asli Wong Palembang)

Tak susah menemukan kawasan Kelurahan Malabero ini, khususnya bila kamu tengah menyusuri jalanan aspal Pantai Panjang dari satu bagian ujung ke sisi ujung lainnya, dengan cepat siapapun yang kamu tanyain (warga lokal) tentu akan bisa langsung nunjukin lokasinya.

Nah lengkap tuh ada nomor HP juragannya, jadi kamu bisa mesan via telpon atau nanya-nanya langsung tuh sob.

Kawasan ini sih sebenarnya belum lama jadi semacam sentranya oleh-oleh ikan asin, dan kayaknya terbentuk seiring perkembangan penataan kawasan Pantai Panjang sekitaran tahun 2008-an lalu, terutama sejak akses jalan Pantai Panjang nya diaspal lebar dari ujung ke ujung sob.

Di sini, kamu bisa menemukan belasan kios oleh-oleh ikan asin, yang mencolok banget dengan tampilan ikan-ikan asin berukuran guede yang digantung-gantung (jangan hati pasangan loe aja yang digantung-gantung mulu sob wkwkwk).

Hayo mau pilih yang mana buat dibawa pulang hehehe.

Bicara soal harga, dari hasil ane nanya-nanya sama Wak Gusnaini (salah seorang juragan ikan asin di Malabero), ikan asin di sini dijual dengan kisaran harga antara Rp 40-100 ribu per kilogramnya.

Wak Gusnaini, pemilik usaha ikan kering tawar Sumber Rizki Laut (SRL), menjual ikan asin berbagai jenis dan banderol harga juga ikut ditentukan dengan teknik pengasinannya.

Yang ikan asin jenis belah juga ada sob, tapi harganya beda alias sedikit lebih mahal dari versi asinan bulatnya.

Misalnya untuk harga termurah yakni Rp 40 ribu per kilogram, untuk jenis ikan asin tawar dan beledang bulat, atau ikan asin tawar bulat (bulu ayam). Maksudnya bulat disini, ikan tak dibelah terlebih dahulu namun langsung diasinkan dengan hanya dibuang bagian kepalanya saja.

Atau mau pilih yang sudah dalam kemasan dan tinggal angkut ini sob? yuk mari dipilih-pilih hehehe.

Karena memang, ada beda harga antara ikan asin yang dibelah utuh dengan ikan asin yang dibuat bulat-bulat dengan hanya bagian kepala saja yang dibuang.

Meski namanya pusat oleh-oleh ikan asin, tidak berarti tidak ada ikan non asinan. Di sini juga ada ikan salai lele, yang dibanderol Rp 100 ribu per kilogramnya.

Ini dia salah satu juragannya, Wak Gusnaini (jilbab biru) yang ramah senyum dan enak diajak nego sob, capcay dah pokoke, tapi nawarnya jangan sadis-sadis ya hahaha.

Nah untuk rincian jenis dan harga ikan asin yang dijual, diantaranya adalah sebagai berikut sob (harga untuk setiap kilogram):

  • Ikan asin Kakap Rp 70 ribuan
  • Ikan asin Jambal Roti alias Gaguk Rp 70 ribu
  • Ikan asin gebur / GT Rp 60-70 ribu
  • Ikan asin Tawar Rp 40 ribu
  • Ikan asin Beledang bulat Rp 40 ribu

Nah serunya, harga-harga tadi masih bisa dibuat lebih miring lagi bila kita pandai menawar dan membeli dalam jumlah banyak brow, biasalah hukum alamnya jual beli hehehe.

Sentra ikan asin Pantai Panjang di Kelurahan Malabero Kota Bengkulu.

Satu lagi yang bikin tenang, para pedagang di sini berani menjamin bila ikan asin yang dijual, merupakan ikan asin buatan sendiri dan tanpa bahan pengawet kimia semacam boraks dan sebagainya. Semuanya diasinkan dengan proses pengeringan alami dan pemberian bahan garam sebagai pengawet alami.

Jadi kalo ke Bengkulu dan space bagasi kamu cukup lapang, gak ada salahnya nih cobain oleh-oleh di sini hehehe.

(RTO-030)

Bagikan ke

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.