Pesona Kelok 9, Yang Lebih Tua Dari Indonesia Brow!

Kelok 9, berada di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Jadi lokasinya itu bukan di Payakumbuh seperti yang dibilang-bilang olang-olang yang pada salah kaprah selama ini, pun kami beldua ikut jadi korban info yang salah itu hiks hiks. (abaikan saja dua wajah ndak jelas yang ngalangin viewnya itu yah hahaha).

jalanjalankitadotcom – Traveler mana sih yang saat ini gak kenal atau setidaknya mendengar tentang Kelok 9. Namanya semakin beken, setelah mendapat sentuhan arsitektur yang khas oleh anak bangsa.

Kelok 9 pulalah salah satu alasan kami, akhirnya memutuskan untuk merubah rute jalanjalan kali ini, dari sebelumnya ke Lampung dan Tangerang.

Namanya emang udah kesohor ibarat artisnya Bumi Andalas githu, jadi menurut kami wajib dunk, mendahulukan mengunjungi destinasi ini secara kami saat ini tinggal juga di provinsi tetangganya Sumatera Barat kan.   😀  😆

Setelah Kelok 44 di Kabupaten Agam, jalur Kelok 9 memang menjadi salah satu ikon tersohor lainnya bagi Sumatera Barat.

(Baca juga: 9 Wisata Wajib di Bukittinggi, Hanya Dalam 4 Jam)

Jalan lintas yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Pekanbaru ini, dinamakan Kelok 9 karena memang jumlah kelokan tajamnya ada 9.

Ada banyak begitu kesan yang kita dapatkan, saat berkunjung ke salah satu destinasi BUKAN LOKASI WISATA ini hehehe. Kelok 9 kan sebenarnya bukan lokasi ataupun objek wisata.

Namun karena historis serta keunikan arsitektur bangunan maupun kondisi alam di sekitarnya, menjadikan Kelok 9 ini demikian tersohor sob.

LEBIH TUA DARI INDONESIA

Nah salah satu fakta menarik yang wajib kita tahu itu broh, soal usia si Kelok 9 ini, lebih tuir dari umur Indonesia coy!.. Gak percaya? simak nih review singkatnya berikut.

Jalur Kelok 9 dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda, tepatnya dibangun mulai dari tahun 1908 hingga 1914.

Kelok 9 sendiri sebenarnya gak terlalu panjang, yakni hanya sekitar 300 meter. Ini badan jalan Kelok 9 nya loh, bukan keseluruhan panjang jalan lintas yang menghubungkan Sumbar dan Pekanbaru ini.

Cuma panorama alamnya itu sob,,,beuhhh bikin ngiler gila dan gak pengen pulang-pulang haha.

DIAPIT DUA CAGAR ALAM

Ini gak lain karena memang Kelok 9, diapit dua cagar alam yakni Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Jadi wajar dunk udara dan suasana alamnya itu benar-benar zuueeger dan asri githu men.

Karena diapit dua cagar alam yakni Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. jadi wajar bila udara dan suasana alamnya itu benar-benar zuueeger dan asri githu men.
BUKAN DI PAYAKUMBUH, TAPI DI LIMA PULUH KOTA

Nah fakta selanjutnya, adalah soal lokasi Kelok 9 yang banyak salah kaprah dan latah (termasuk gua hahahaha).

Sumpah aseli pas berangkat gas dari Bengkulu, ane ma istri itu mikirnya itu Kelok 9 memang ada di Payakumbuh. Soale dari hasil nanya-nanya ke beberapa kenalan dan sumber, semua pada bilang Kelok 9 itu ada di Payakumbuh #ujubuset #nyesatin #sesat #petunjuksesat #dongkolgua hahaha.

Ternyata dan ternyata, ehhh ini berbie nya boboknya di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.

Atau, kalo masih juga riweh dan tetap pengen nyebut Payakumbuh, sejatinya dan tepatnya Kelok 9 itu berada 30 kilometer dari Kota Payakumbuh brow.

Sempat kesal karena merasa dibohongi (lokasi Kelok 9 itu bukan di Payakumbuh gan vrohh, tapi di kabupaten 50 Koto, please dah jangan kasih info menyesatkan lagi yah hahaha), semua lelah akhirnya terbayar sudah saat bisa berpose dengan latar kemegahan Jembatan Layang Kelok 9 nan menawan, ceile hahaha.
MENGHUBUNGKAN SUMBAR DAN RIAU

Kelok 9 sendiri merupakan bagian penghubung dari Jalan Lintas Tengah Sumatera dan Pantai Timur Sumatera, tepatnya menghubungkan Provinsi Sumatera Barat dengan Pekanbaru.

Atas banyak pertimbangan dan fakta padatnya arus kendaraan khususnya setiap moment arus mudik Idul Fitri dan libur panjang, pemerintah akhirnya bikin rancangan agar tak selalu terjadi penumpukan dan antrean kendaraan yang berujung pada kemacetan panjang.

Kemacetan sendiri terjadi, karena badan jalan Kelok 9 hanya memiliki lebar sekitar 5 meter lengkap dengan 9 tikungan super tajam di sisi tebing nan curam. Kebayang kan betapa horornya kalo loe lagi ng-driver di ruas jalan kayak githu hahaha.

Nah setelah melalui proses survei, perencanaan panjang dari beberapa kementerian dan Bappenas, akhirnya ditunjuklah anak-anak bangsa untuk merancang konstruksi jembatan layang untuk memangkas sekaligus membuat jalan menjadi tidak macet.

KONSEP GREEN CONSTRUCTION

Konsep green construction kemudian dipilih untuk konstruksi jembatan layang dan beberapa kilometer badan jalan penghubung ini. Proses pembangunan, kemudian dimulai sejak bulan November 2003.

Karena riweh, bagian istilah istilah arsitekturnya kita lewatian aja ya sob (malu gua kalo salah sebut haha, secara saya mah cuman lulusan cuap cuap hahaha).

Meski sudah difungsikan dan dimanfaatkan untuk mengurai kepadatan arus mudik serta Tour de Singkarak, penggunaan Kelok 9 baru diresmikan oleh Presiden SBY pada tahun 2013 silam.
DIRESMIKAN presiden SBY PADA TAHUN 2013

Intinya Kelok 9 itu terdiri dari beberapa bagian jembatan layang, yang dihubungkan dengan badan jalan penghubung. Keseluruhan Kelok 9 ini dibuat berkelok-kelok persisnya enam kali bolak-balik menyeberangi jurang di antara dua bukit terjal.

Meski diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013,namun Kelok 9 sudah dimanfaatkan sebleumnya demi menunjang arus mudik lebaran dan penyelenggaraan Tour de Singkarak di tahun 2011.

MEMILIKI PANJANG 2,537 KILOMETER

Secara keseluruhan, Kelok 9  yang terdiri atas jalan dan jembatan layang ini memiliki panjang ujung ke ujung 2.537 meter. Terdiri atas enam jembatan dengan total panjang hampir 1 kilometer atau tepatnya 959 meter, ditambah jalan penghubung dengan total panjang mencapai 1.537 meter.

Nah demikian dulu yah permisah cuap cuap manja gak jelas kitah di Kelok 9, kita geser dulu nyok ke lokasi lain. Berhubung dan berhubung hari mulai mendung, jami kami berdua bergeser dulu yah khawatirnya kena siram cuaca hujan hahaha.

Thanks buat mampir dan buat jejak di kolom bawah yah, miss u alll….. hahahaha

Bagikan ke

48 thoughts on “Pesona Kelok 9, Yang Lebih Tua Dari Indonesia Brow!

  1. Wow, kelok 9 nan menantang dan menawan. Kapan ya bisa cus ke sana? Nice info Mas. Semoga dapat pahala karena menghindarkan kami dari kesesatan, hehehe

  2. Kelok 9 emg amazing banget bang,, syg pas ke padang dulu sy ketiduran jd gak liat hehe.. maklum malam brangkatnya. Moga lain kesmptan bsa selfie” 😀 😀 😀

    1. Nah cucok banget kan mas bro, iya byj view view tebing2 yg tinggi dengan bentuk batu2 keras besar yg seakan menggantung dari langit, kayak yg di animasi film avatar itu hehehe, sayang kemaren kami gak bawa dslr, jdi gak bisa motoinnya

  3. Waktu kasih di Bukit Tinggi, saya sering kesini mas pake motor bareng suami. Enakk banget jejalan disana paje motor ketimbang pake mobil. Suasana alamnya lebihhh greget mas. Jadi kangen mau kesana lagi

    1. wah rupanya historinya mb gia ma suami lebih kuat hehehe…wah kebayang tuh kemeslaaan di sepanjang jalan Bukittinggi-Kelok 9 hehehe…suit suittt,,,dunia seakan cerah semua hahaha, dan sepakat banget, lebih seru naik kuda besi memang mb kalo mau menikmati alamnya yang sangat indah begini hehe

  4. Wew…Kayak di pelem kartun mobil itu yaa..
    Subhanallah, smoga itu bukit2 hijau di sekelilingnya bisa tetap hijau sampai cicit saya lahir kelak.
    Aamiin ya Rabb.

    Salam siang dari ujung timur Lombok.

    1. hehehe iya jdi inget pilem di masa masa awal 90-an wkwkwk….semoga memang bukit2 yg ada di sekelilingnya tetap hijau, karena statusnya sih masih cagar alam, jadi semoga tidai terusik tangan2 jahil hehe…wah dari Lombok ya mb? wah udah lama nih mupeng mau ke lombok blm juga kesampaian, semoga lekas diberi kesempatan kami ke sana hehe

  5. Aduh mungkin aku dari kesekian banyaknya orang yang salah kaprah ya. Ternyata jauh dari payakumbuh

    Memang harus datang dan buktikan sendiri buat nikmatin sensasi nya kak terus pengen liat 2 cagar alam bersatu

    1. hehehe…jauh pisan sih belum bang, karena sekitar setengah jam lah paling lama dari Payakumbuh, cuma memang selama ini kita sering salah sebut lokasinya hehe. Cocok itu, harus ke TKP langsung hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*